SEJARAH, VISI, MISI, dan TUJUAN

6473 Sejarah SMK 50

SMK Negeri 50 Jakarta didirikan pada tanggal 17 Juli 1979. Pada awal pendiriannya, sekolah ini merupakan kelas jauh dari SMEA Negeri 16 Menteng, Jakarta Pusat, yang pada saat itu dipimpin oleh Dra. Wastuti sebagai kepala sekolah induk. Penyelenggaraan kegiatan pendidikan pada kelas jauh tersebut dipercayakan kepada Drs. Boesri Harjanto sebagai pejabat kepala sekolah pertama.

Seiring dengan perkembangan kebutuhan layanan pendidikan serta peningkatan jumlah peserta didik, pada tahun 1985 SMEA Negeri 16 Kelas Jauh secara resmi melepaskan diri dari sekolah induknya dan berdiri sebagai satuan pendidikan mandiri dengan nama SMEA Negeri 32 Jakarta. Pada periode ini, kepemimpinan sekolah diemban oleh Drs. Oetomo yang menjabat hingga tahun 1990.

Perubahan signifikan kembali terjadi pada tahun 1999 di bawah kepemimpinan Drs. H. Syafri Tolany, di mana SMEA Negeri 32 Jakarta bertransformasi menjadi SMK Negeri 50 Jakarta. Perubahan nomenklatur ini merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam pengembangan pendidikan kejuruan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.

Hingga saat ini, SMK Negeri 50 Jakarta terus menunjukkan perkembangan di bawah kepemimpinan Ibu Juariah, M.Pd. sebagai kepala sekolah. Dengan pengalaman historis yang panjang, SMK Negeri 50 Jakarta senantiasa berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan kejuruan yang berkualitas, menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi baik di tingkat nasional maupun global.


Visi

Mewujudkan tamatan yang unggul didasari iman dan takwa, cerdas, kompetitif, berbasis kewirausahaan, serta berwawasan global.


Misi

  1. Membentuk peserta didik yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.
  2. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan.
  3. Meningkatkan standar kualitas serta tata kelola sarana dan prasarana sekolah.
  4. Mengembangkan potensi dan bakat peserta didik sesuai dengan kompetensi keahliannya masing-masing.
  5. Meningkatkan kemandirian peserta didik melalui kegiatan kewirausahaan dan pengembangan diri yang berkesinambungan serta berwawasan global.

Tujuan

  1. Terwujudnya lulusan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.
  2. Tersedianya pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional sehingga tercipta proses pembelajaran yang kondusif.
  3. Terwujudnya peningkatan kualitas serta tata kelola sarana dan prasarana sekolah.
  4. Terwujudnya lulusan yang cerdas, kompeten, serta memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang keahliannya.
  5. Terwujudnya lulusan yang mandiri, berjiwa wirausaha, berwawasan global, serta mampu terserap secara optimal di dunia kerja dan dunia usaha.